Skip to content

Pemilihan dan Penggunaan Media

May 1, 2013

Normal
0

false
false
false

IN
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
text-indent:36.0pt;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-language:EN-US;}

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

A.    Latar Belakang Masalah

Dalam kegiatan proses belajar mengajar, sangat dibutuhkan alat atau media, agar memudahkan penyampaian materi pembelajaran.Guru tidak hanya menggunakan metode ceramah yang dapat membuat siswa merasa bosan. Dalam penggunaan media, perlu diperhatikan syarat-syarat pemilihan media, kriteria media yang baik, bagaimana penggunaan media pembelajaran, agar dengan menggunakan media, penyampaian materi lebih jelas, singkat dan lebih mudah dipahami oleh siswa. 

 

B.     Rumusan Masalah

Bagaimana Penggunaan dan pemilihan media pembelajaran?

C.    Tujuan Masalah

Mengetahui penggunaan dan pemilihan media pembelajaran.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

PEMILIHAN DAN PENGGUNAAN MEDIA

 

A.    Pemilihan Media

Secara harfiah media ialah perantara atau pengantar. Gagne (dalam sadiman dkk, 1993;1) menyatakan, bahwa media merupakan berbagai jenis komponen dan lingkungannya. Guru, buku teks, dan lingkungan sekolah merupakan media.. Pemilihan media dapat dilakukan dengan mempertimbangkan faktor-faktor berikut ini :

a.       Hambatan pengembangan dan pembelajaran yang meliputi faktor-faktor dana,fasilitas dan peralatan yangtelah tersedia, waktu yang tersedia,sumber-sumber yang tersedia.

b.      Persyaratan isi, tugasdan jenis pembelajaran.

c.       Hambatan dari sisi siswa dengan mempertimbangkan kemampuan dan keterampilan awal, seperti membaca, mengetik dengan menggunakan komputer, dan karakteristik siswa.

d.      Pertimabangan lainnya adalah tingkat kesenangan dan keefektivannya.

e.       Media sekunder harus dapat perhatian karena pembelajaran yang berhasil menggunakan media yang beragam. Dengan mengguanakan media yang beragam siswa memiliki kesempatan untuk menggabungkan dan berinteraksi dengan media yang paling efektif, sesuai dengan kebutuhan mereka.

Dari segi teori belajar, berbagai kondisi dan prinsip-prinsip psikologis yang perlu mendapat pertimbangan dalam pemilihan dan penggunaan media adalah sebagai berikut :

 

 

 

a.       Motivasi

b.      Perbedaan individual

c.       Tujuan pembelajaran

d.      Organisasi isi

e.       Persiapan sebelum belajar

f.       Emosi

g.      Partisipasi

h.      Umpan balik

i.        Penguatan (reinforcement)

j.        Latihan dan pengulanagn

k.      Penerapan

Beberapa kriteria yang perlu diperhatikan dalam memilih media adalah sebagai berikut :

a.       Sesuai dengan tujuan yang ingin diapai

b.      Tepat untuk mendukung isi pelajaran yang sifatnya fakta, konsep, prinsip atau generalisasi

c.       Praktis, luwes dan bertahan

d.      \Guru terampil menggunakannya

e.       Pegelompokan sasaran

f.       Mutu teknis

Beberapa tips atau pertimbangan-pertimbangan yang dapat duganakan guru dalam menggunakan seleksi terhadap media pembelajaran yang akan digunakan.

1.      Sesuaikan jenis media dengan materi kurikulum

Sewaktu akan memilih jenis media yang akan dikembangkan atau diadakan, maka yang perlu diperhatikan adalah jenis materi pelajaran yang mana yang terdapat di dalam kurikulum yang dinilai perlu ditunjang oleh media pembelajaran. Kemudian dilakukan telaah tentang jenis media apa yang dinilai tepat untuk menyajikan materi pelajaran yang dikehendaki tersebut.

 

 

  

2.      Keterjangkauan dalam pembiayaan

Dalam pengembangan atau pengadaan media pembelajaran hendaknya juga mempertimbangkan ketersediaan anggaran yang ada. Kalau seandainya guru yang membuat sendiri media pembelajara, maka hendaknya dipirkan apakah ada diantara sesama guru yang mempunyai pegetahuan dan keterampilan untuk mengembangkan media pembelajaran yang dibutuhkan.      

 

3.      Ketersediaan perangkat keras untuk pemanfaatan media pembelajaran

Tidak ada gunanya merancang dan mengembangkan media secanggih apapun, kalau tidak didukung oleh ketersediaan peralatan pemanfaatannya di kelas. Sebaliknya, pemilihan media pembelajaran sederhana untuk dirancanag dan dikembangkan akan sangat bermanfaat karena peralatan/fasilitas pemanfaatannya tersedia di sekolah atau mudah diperoleh di masyarakat. Dari segi ekspertis atau keahlian/keterampilan yang dibutuhkan untuk mengembangkan media pembelajaran seperti media kaset audio atau transparansi misalnya tidaklah terlalu sulit untuk mendapatkannya dan tidak terlalu sulit mempelajari cara-cara pengembangan media tersebut.

 

4.      Ketersediaan media pembelajaran di pasaran

Promosi dan peragaan yang sangat mengagumkan bahkan menjanjikan, sekolah-sekolah biasanya langsung tertarik untuk membeli macam-macam media pembelajaran yang ditawarkan. Setelah peralatan media pembelajaran dibeli ternyata masig ada guru-guru yang tidak tahu cara-cara menggunakan peralatan media tersebut.

 

5.      Kemudahan memanfaatkan media pembelajaran

Aspek yang tidak kalah pentingnya dalam mempertimbangkan pengembangan atau pengadaan media pembelajaran adalah kemudahan gru atau peserta didik dalam memanfaatkannya. Tidak akan terlalu bermanfaat apabila media tersebut yang dikembangkan sendiri atau dikontrakkan oleh pembuatannya, ternyata tidak mudah dimanfaatkan, baik oleh guru maupun oleh peserta didik.

 

 

B.     Peggunaan Media

Berikut beberapa prinsip-prinsip penggunaan media pembelajaran. Media pembelajaran yang akan dibahas ini mengikuti taksonomi Leshin, dkk (1992), yaitu  sebagai berikut :

1.      Media berbasis manusia

Media berbasis manusia mengajukan dua teknik yang efektif, yaitu rancangan yang berpusat pada masalah dan bertanya ala Socrates. Rancangan pembelajaran yang berpusat pada masalah, dibangun berdasarkan masalah yang harus dipecahkan oleh siswa. Bertanya ala Socrates, penekanannya adalah pada penjelasana konsep-konsep dan gagasan-gagasan melalui pertanyaan-pertanyaan pancingan yang harus dipirkan dan ditatar dengan baik.

2.      Media berbasis cetakan

Materi pembelajaran berbasis cetakan yang paling umum dikenal adalah buku teks, buku penuntun, majalah dan lain-lain. Bbeberapa cara yang digunakan untuk menarik perhatian pada media berbasis teks adalah warnaa, huruf, dan kotak.

3.      Media berbasis visual

Media berbasis visual memegang peranan yang sangat penting dalam proses belajar mengajar. Media visual dapat memperlancar pemahaman dan memperkuat ingatan siswa. Bentuk visual dapat berupa gambar representasi, diagram, dan grafik.

4.      Media berbasis audio visual

Media visual yang menggabungkan penggunaan suara memerlukan pekerjaan tambahan untuk memproduksinya. Dalam media audio visual diperlukan penulisan naskah dan stayboard yang memerlukan banyak persiapan, rancangan dan penelitian.

 

 

 

 

 

 

 

 

5.      Media berbasis komputer

Komputer berperan sebagai manager proses pembelajaran. Ada pula peran komputer sebagai pembantu tambahan dalam belajar. Komputer dapat menyajikan informasi dan tahapan pembelajaran lainnya meskipun bukan disampaikan dengan media komputer.

6.      Pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber informasi

Pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar, secara efektif memerlukan ketermapilan sebagai berikut (Achsin, 1996) :

1.      Keterampilan mengumpulkan informasi, yang meliputi; mengenal sumber informasi dan pengetahuan, menentukan lokasi sumber informasi, menggunakan bahasa pustaka baru, dll.

2.      Keterampilan mengambil intisari dan mengorganisasikan informasi

3.      Keterampilan menganalisis. Menginterpretasikan dan mengevaluasi informasi

4.      Keterampilan menggunakan informasi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

 

Kesimpulan

 

Terciptanya proses belajar mengajar yang berkualitas adalah tergantung kepada pembelajaran yang dilakukan pendidik di dalam belajar, terlebih di dalam penggunaan media pembelajaran dan pengaplikasiannya dalam proses kegiatan belajar mengajar. Dengan penggunaan media, dapat mempermudah proses pembelajaran dan memperjelas tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

 

 

About these ads

From → Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: